scroll untuk melanjutkan membaca
Justra.id – Faktual, Independen, Adil dan Tajam
Justra.id – Faktual, Independen, Adil dan Tajam
Justra.id – Faktual, Independen, Adil dan Tajam
Justra.id – Faktual, Independen, Adil dan Tajam
InternasionalTeknologi

Meta Manfaatkan DDR4 Bekas untuk Server AI dengan Chip Vistara

×

Meta Manfaatkan DDR4 Bekas untuk Server AI dengan Chip Vistara

Sebarkan artikel ini
Meta Manfaatkan DDR4 Bekas untuk Server AI dengan Chip Vistara - justra_okz
Meta Manfaatkan DDR4 Bekas untuk Server AI dengan Chip Vistara - justra_okz
Justra.id – Faktual, Independen, Adil dan Tajam

Meta memilih memanfaatkan kembali modul RAM DDR4 dari server lama untuk digunakan pada server generasi terbaru. Langkah ini memungkinkan perusahaan mengurangi kebutuhan membeli memori baru sekaligus memperpanjang masa pakai perangkat keras yang masih layak digunakan.

Strategi tersebut muncul di tengah kenaikan harga komponen komputer, terutama RAM dan penyimpanan. WinPoin menyebut peningkatan permintaan perangkat keras untuk pembangunan data center AI berskala besar sebagai salah satu faktor yang membuat pasokan memori semakin terbatas.

Advertisement
Justra.id – Faktual, Independen, Adil dan Tajam
JUSTRA.ID

Alih-alih mengganti seluruh komponen saat memperbarui server, Meta mengambil kembali modul DDR4 dari server yang sudah dipensiunkan. Perusahaan kemudian menggunakan memori tersebut sebagai kapasitas tambahan pada sistem yang lebih baru.

DDR4 Bekas Meta Masih Punya Masa Pakai Lebih Panjang

Menurut Meta, server di data center umumnya diganti dalam periode tiga hingga lima tahun. Sementara itu, modul RAM memiliki masa pakai sekitar tujuh hingga sepuluh tahun. Kondisi tersebut membuat memori dari server yang sudah dinonaktifkan masih dapat digunakan.

Meta kemudian mengembangkan chip khusus bernama Vistara untuk memanfaatkan kembali modul tersebut. Chip ini menjadi penghubung agar DDR4 dari server lama dapat digunakan pada server generasi baru yang memakai platform DDR5.

Vistara memanfaatkan antarmuka CXL atau Compute Express Link melalui PCIe Gen 5. Dengan sistem tersebut, server masih dapat mengakses DDR4 sebagai kapasitas memori tambahan meskipun platform utamanya menggunakan DDR5.

DDR5 tetap berfungsi sebagai memori utama. Sementara DDR4 hasil penggunaan kembali dapat dimanfaatkan ketika kapasitas memori utama mulai penuh.

Meta Kembangkan Vistara untuk Kebutuhan Sendiri

Meta memilih mengembangkan Vistara karena solusi CXL yang tersedia di pasar dinilai belum sesuai dengan kebutuhannya. Menurut perusahaan, sebagian besar controller CXL yang tersedia sudah terintegrasi dengan modul memorinya sendiri. Desain tersebut menyulitkan penggunaan kembali RAM dari server lama.

Vistara dikembangkan sebagai ASIC yang memisahkan controller dari modul memori. Pendekatan ini membuat berbagai modul DDR4 yang masih layak dapat dipasang kembali tanpa harus membeli memori baru.

Diagram arsitektur yang dimuat dalam sumber memperlihatkan penggunaan dua Vistara ASIC sebagai bagian dari konfigurasi MemServer dan koneksi CXL melalui PCIe Gen 5.

Teknologi Vistara dikembangkan secara internal untuk kebutuhan data center Meta. Karena itu, penerapannya ditujukan untuk infrastruktur perusahaan dan bukan sebagai produk yang secara langsung ditawarkan kepada konsumen.

Dengan pendekatan tersebut, Meta dapat mempertahankan penggunaan RAM DDR4 yang masih memiliki masa pakai sekaligus mengurangi kebutuhan memori baru pada server generasi berikutnya.(*)

Justra.id – Faktual, Independen, Adil dan Tajam
Justra.id – Faktual, Independen, Adil dan Tajam
Justra.id – Faktual, Independen, Adil dan Tajam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 2   +   10   =  

Justra.id – Faktual, Independen, Adil dan Tajam