Justra.id PINRANG — Suasana aksi demonstrasi terkait kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Pinrang diwarnai momen haru. Seorang aktivis tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan orasinya di hadapan massa aksi, Senin 31/08/2026.
Dengan suara bergetar, aktivis tersebut mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat kurang mampu yang disebut semakin kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram sebagai kebutuhan sehari-hari.
“Bagaimana masyarakat kecil bisa memenuhi kebutuhan hidup jika untuk mendapatkan gas 3 kilogram saja mereka harus bersitengang dengan pangkalan itu sulitan saya terima” ujarnya Nabil Praditya di tengah orasi.
Tangis tersebut menggambarkan keresahan terhadap kondisi warga yang bergantung pada LPG bersubsidi untuk kebutuhan rumah tangga. Massa aksi pun meminta pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi kelangkaan serta memastikan LPG 3 kilogram dapat diperoleh masyarakat yang berhak dengan harga sesuai ketentuan.
Aksi tersebut menjadi sorotan karena tidak hanya menyuarakan tuntutan, tetapi juga memperlihatkan sisi kemanusiaan para peserta aksi yang turut merasakan kesulitan masyarakat kecil.(*)




















